Passion or hobby?


Passion merupakan hal yang terus dilakukan tanpa pernah merasakan lelah dan bosan. Banyak hal yang harus dikorbankan  untuk mencapai itu. Meskipun tidak ada kompetisi secara nyata melainkan berkompetisi dengan dirinya sendiri.
Pada bulan november 2017, Deddy Corbuzier membuat give away 300 juta cash untuk siapa saja yang mampu mengcover ost. knight kris (keajaiban semesta). Tawaran yang sangat menggiurkan untuk mengikuti kompetisi bebas seperti ini. 
Kenapa tidak saya coba untuk mengikutinya?. Beberapa hari setelah sayembara itu dimulai banyak video-video mengejutkan bermunculan dengan kualitas amatir hingga profesional. Semakin hari video cover "keajaiban semesta" yg berkualitas muncul semakin banyak, menghiasi beranda sosial media saya.
Jujur saja, lagu keajaiban semesta ini tidak begitu menarik saat dinyanyikan oleh Deddy Corbuzier dan justru lebih menarik setelah di cover oleh banyak orang.
tapi! 
Saya mengamati bagaimana konsep dan teknik apa yang dipikirkan mereka utk cover lagu itu. Saya refleks menilai atau mengagumi karya mereka. Disitulah mulai muncul keinginan untuk "memperlihatkan" hasil pemikiran saya juga. Walaupun jika pada akhirnya lebih banyak kritikan, itu tidak akan mengurangi minat saya terhadap bidang ini. Jadi saya pun tidak tau sebenarnya apa tujuan saya mengikutinya, hanya kepuasan semata, dan kalaupun menang itu bonus.

Keterbatasan waktu menjadi tantangan terbesar dalam memproduksi cover ini. Bersama seorang teman yang berbeda kota, briefing dan revisi kami tuntaskan hanya dengan bermodalkan WA(WhatsApp). Ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kami berdua karena mampu menyelesaikan project dengan banyak sekali keterbatasan. Mulai dari instruments, vocal, mixing, mastering sangat menguras tenaga dan pikiran.  tapi dengan keinginan yang luar biasa semuanya dapat kami selesaikan. Untuk hasilnya silahkan nilai sendiri 😁

red: ds, nk



Share:

Infinity War adalah akhir dari Avengers?

Hari ini saya mau sedikit berbagi, keseruan sekaligus kekesalan dalam menonton film besutan Marvel Studios ini. Jujur saja trailer mereka tidak seperti yang dibayangkan, sungguh tega mereka memutar balik semua pikiran penonton di bioskop tentang alur ceritanya. Kesal!! jelas karena apa yang diharapkan di akhir cerita tidak terjadi, justru sang penjahat yang seharusnya mati malah mengakhiri cerita dengan kedamaian yang dia inginkan... ahhhhh!
mana superhero kami?! semuanya mati!

saya mengutip sedikit penjelasan sutradara dari harian CNN

"Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir Avengers: Infinity War adalah pertaruhan besar bagi Marvel. Pasarnya bisa berkurang, meski hingga saat ini ia masih film dengan debut tertinggi. Namun sutradara Russo bersaudara mengaku punya rencana di balik 'duka massal' itu, seperti dikutip dari Variety.

"Ketika kami mulai bekerja sama dengan marvel lewat Captain America: Winter Soldier, kami ingin melakukan perubahan besar dari film [Captain America] pertama mereka," ujar Joe Russo. Saat itu ia dan Anthony Russo berkata, waktu bagi Captain America terus maju.

"Interpretasi yang membuat kami tertarik jauh lebih modern dari apa yang kalian telah lakukan kalian lakukan di film terakhir," katanya waktu itu, yang ternyata disambut baik."

Mungkin stategi pasar atau kreativitas jadi alasan utama, yang jelas film ini mampu membuat seisi bioskop menggerutu melihat ending dari film ini.
belum nonton? kasian..

by: deenbagus
Share: